Sabtu, 23 November 2013

Seandainya ....

Diposting oleh Unknown di 00.06 1 komentar
ini cerpen untuk yang kesekian kalinya ...

          Aina, mempunyai sahabat bernama Vika dan Tina  . Mereka berkenalan sudah sejak lama . Banyak yang mereka lakukan , tetapi yang sering dilakukan mereka adalah berbagi cerita . mereka sering bercerita tentang apa yang mereka lakukan , apa yang mereka rasakan pada seseorang , dan apa yang terjadi sekarang. 
   Di hari Jum'at , Tina telat dijemput sama ibunya , jadi Aina dan Vika menemani Tina sampai ia dijemput ibunya . Karena bosan hanya diam-diam saja , salah satu dari mereka yang tidak lain adalah Vika menanyakan kepada Aina tentang "Aina kamu suka sama siapa?" Aina terdiam lalu Tina menyambar dengan pertanyaan yang sama pula dengan menambahkan kalimat seperti ini "kalau kamu kasih tahu kamu suka sama siapa , kita berdua bakal ngasih tau juga , kita suka sama siapa, setuju?" Aina menjawab dengan kata "oke setuju" . Vika dan Tina menjawab serempak bahwa mereka berdua sama-sama suka  sama Hendra , lalu setelah memberi tahu mereka suka sama siapa mereka menagih janji dengan Aina memberi tahu balik kalau dia suka sama siapa . Aina mukanya merah , jantungnya berdetak kencang dengan malu , Aina menjawab bahwa ia suka sama Dika .  Vika dan Tina bertanya-tanya kapan Aina suka sama Dika , karena apa , dan blablabla . Banyak sekali pertanyaan yang ditanyakan oleh Tina dan Vika . Dengan rasa malu juga Aina menjawab semua pertanyaan yang sudah diajukan . Kebetulan , Dika satu ekskul dengan mereka bertiga . Tahu tidak? diam-diam Aina mencari tahu sosok siapa Dika sebenarnya , dengan mencari tau dari temannya , dari sosial media , dari berbagai macam yang berhubung dengan Dika , tetapi Aina tidak meminta nomor handphone nya Dika karena Aina tidak mau . Setiap Aina melirik ke Dika , Dika pun meliriknya juga  , Aina langsung jantung nya berdetak kencang dan langsung salah tingkah . kejadian itu berlangsung sampai sekarang , tidak ada kemajuan . Aina menulis surat tentang perasaannya terhadap Dika .  Aina menaruh Surat yang dibuatnya kedalam tas Dika. Perasaan yang aneh membuat Aina betanya-tanya , apakah Dika sudah membaca suratnya ataukah belum berlangsung lama . Saat di perjalanan menuju rumah , Aina tertabrak mobil . Bukannya bertanggung jawab mobil itu malah langsung pergi meninggalkan Aina yang sekarang dalam posisi sekarat . Orang-orang yang ada disitu membawa Aina kerumah sakit terdekat dengan menelpon mobil ambulance datang . tetapi apa yang terjadi ? Aina meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit . Orang tua  , Vika , Tina dan semua orang yang mengenalnya merasa sangat kehilangan termasuk Dika . Dika sudah membaca surat dari Aina ,ia menyesal ! sambil berkata "Kenapa enggak dari dulu saja aku menyatakan perasaanku terhadap Aina, aku pengecut! Aina sudah tiada, aku hanya bisa sedih dan menyesal!" .

~~THE END~~
"Jangan memendam perasaan terlalu lama pada seseorang , sebelum ia menyesal" - Asni Nurjanah


 

Asni World Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei