
Pertama-tama maafkan aku ya soalnya entri yang sebelumnya karena aku juga ingin ia sadar tapi aku minta maaf yang sebesar besarnya atas semua kesalahanku . Aku juga manusia yang tidak sempurna , yang banyak dosa. Terima kasih semua , Oh iya kan kita sudah berteman baik lagi nih aku mau cerita loh , mau dengerin ceritanya ? Kita simak berikut ini .
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ada seorang ibu dan anak miskin yang tinggal di sebuah desa terpencil . Anak itu lama-kelamaan beranjak dewasa dan ibunya pun semakin tua . Pada tau gak ? Kalau ibu itu buta . Suatu waktu anaknya meminta restu kepada ibunya untuk menikah lalu disetujui oleh ibunya . Semenjak anaknya menikah , ibunya sering sendirian dirumah yang kumuh itu . Sedangkan anaknya tinggal dirumah mewah . Seketika ibunya datang ke rumah suami anaknya,namun selalu ditolak karena berpakaian seperti pengemis . Cucunya pun tidak diperkenalkan karena takut kalau bertemu neneknya yang buta itu . Hati ibu itu sedih sekali , mendengar cucunya takut kepadanya karena nenek nya buta . Tetapi ia tetap tegar karena ia sayang kepada anak dan cucunya . Ibu itu pun menulis surat untuk anaknya tetapi suratnya ia titipkan ke tetangganya , ia berpesan kalau surat ini diberi ke anaknya saat anaknya datang kerumah yang dahulu menjadi tempat tinggal mereka . Akhirnya ibu itu pun meninggal dunia karena sakit yang kondisinya memprihatinkan . Anaknya menangis sedih sekali karena semenjak ia kaya , ia lupa akan pengorbanan ibunya . Ia memberitahu ke anaknya kalau nenek yang waktu itu kerumah adalah nenek nya . anaknya pun kaget dan marah kepada ibunya karena tidak memberitahu sejak awal . Ibu yang bercucuran air mata pun segera pergi ke rumah yang dahulu ia tempati . Tetangganya yang melihat dia pun memberi titipan dari Ibunya yaitu surat . Ternyata isinya adalah permohonan maaf dan ia pun tambah menangis karena ia membaca mengapa ibunya buta . Kalian tahu kenapa ibunya buta ? Ibu nya buta karena memberikan kedua matanya kepada anaknya yang sewaktu lahir sudah buta . Ia pun menyesal akan perbuatan buruknya kepada ibunya itu . Tetapi semenjak ia tahu semua keadaan berubah . Keluarga barunya yang ia bangun dengan suaminya itu sekarang lebih menghargai orang lain yang sangat berharga dalam hidupnya ,
(Janganlah engkau melihat orang dari fisiknya , tetapi lihatlah orang dari hatinya dan bahagiakan orang tersebut dengan kemampuan yang kita bisa lakukan ~Asni Nurjanah)
Thanks for reading ...

0 komentar:
Posting Komentar