Rabu, 27 Maret 2013

Cara mengatur nafas saat berlari

Diposting oleh Unknown di 04.49


Hai semua , jaman sekarang banyak sekali manusia yang malas berolahraga . Padahal itu penting untuk kesehatan . Kali ini saya akan memberi "Cara Mengatur Nafas Saat Berlari"


Mengatur nafas agar tidak ngos-ngosan adalah  aspek yang

 sangat penting ketika seseorang berlari agar ia tidak merasa 

sesak napas. Untuk itu ketahui trik bernapas yang benar 

ketika sedang berlari.

Kebanyakan orang berpikir olahraga lari hanya mengandalkan 

kaki dan bantuan dari lengan, itu salah. Karena sistem 

pernapasan memainkan peran penting dalam efektivitas pelari. 

Jika ia mampu membawa lebih banyak oksigen maka ia akan 

lebih kuat dibanding temannya.


Ketika berlari maka secara alami seseorang akan kehabisan 

napas, karena otot-otot membutuhkan oksigen lebih banyak 

saat melakukan aktivitas fisik. Selain itu paru-paru juga 

bekerja lebih keras untuk menyerap oksigen dari udara.

Memiliki pola pernapasan yang efisien saat berlari akan 

membuat seseorang lebih efektif dan efisien dalam 

mendapatkan oksigen ke otot sehingga meningkatkan daya 

tahan dan bisa berlari lebih jauh serta lebih nyaman.

Mengoptimalkan ritme napas adalah hal yang sederhana, ikuti 

langkah-langkah berikut untuk membantu mengembangkan pola 

pernapasan ketika berlari, seperti dikutip dari Lifemojo, 

Kamis (23/2/2012) yaitu:

1. Bernapas dari mulut

Menggunakan mulut untuk napas memungkinkan lebih banyak 

oksigen yang masuk dan karbon dioksida yang keluar dibanding 

dari hidung. Jika mencoba bernapas dari hidung sambil berlari 

membuat otot-otot wajah mengencang dan rahang cenderung 

mengepal atau mengeras.


Sedangkan napas melalui mulut akan mendorong otot-otot 

wajah untuk rileks sehingga menciptakan ketenangan dan lebih 

santai. Jika mulai merasa kehabisan napas maka perlambat 

sedikit larinya.

2. Gunakan pernapasan perut lebih sering


Cobalah bernapas dari perut atau diafragma dan bukan dada. 


Cara melatihnya berbaring terlentang dan lihat gerakan perut 

saat bernapas. Jika seseorang bernapas dengan benar maka 

seharusnya perut naik dna turun setiap kali napas, sementara 

dada kurang bergerak. Lakukan teknik ini saat berlari.



3. Mengambil napas pendek dan dangkal


Menariknapas terlalu panjang dan dalam bisa membuat 

seseorang tidak mampu belari jauh atau lama, untuk itu 

bernapaslah pendek secara dangkal sehingga leih mudah 

mengatur napas.



4. Napas yang dilakukan berirama


Hal utama yang perlu diingat adalah sebaiknya menarik dan 

mengeluarkan napas secara konsisten atau berirama, terlepas 

dari seberapa cepat seseorang berlari. Misalnya ada orang yang 

setiap 2 langkah lari baru mengambil napas, tapi ada juga 

yang 3 langkah setiap napasnya. Pola ini disesuaikan dengan 

kondisi tubuh.



5. Dengarkan napas Anda


Gunakan telinga untuk mengontrol pernapasan. Jika 

mendengar napas mulai terengah-engah maka kurangi 

kecepatan berlari, jika sudah mulai stabil bisa secara perlahan 

ditingkatkan kecepatannya

Bernapas dengan benar akan sangat penting untuk menurunkan 

stres dan meningkatkan stamina fisik yang tepat. Belajar 

untuk fokus pada pernapasan saat berlari memang tidak 

mudah, tapi hal ini bisa dilatih ketika sedang berjalan hingga 

nantinya tubuh menjadi terbiasa.

Sumber : 
http://health.detik..com/read/2012/0...ak-ngos-ngosan

0 komentar:

Posting Komentar

 

Asni World Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei