“Lily!”
Orang-orang memanggil dia dengan
sebutan itu , nama yang sama dengan
bunga. Dia memiliki wajah yang cantik,
dan bersinar cerah secerah mentari pagi. Setiap pagi , setiap berangkat sekolah
, dia selalu berpamitan kepada Ibunya tercinta dan Ayahnya tersayang. Ayahnya selalu
berkata kepada nya “Lily,kamu jangan pacar-pacaran dulu ya, kamu masih SMP ,
pikirin pelajaran dulu ya” dengan perkataan Ayahnya ,Lily selalu mengingat
kata-kata ayahnya itu.
Lily itu setiap sampai di sekolahnya
yang bernama “SMP Putra Putri Jaya 2” selalu saja merasakan ada sesuatu yang
aneh .Hmm … apa yaa? Ahh … ternyata Lily takut sama teman-teman dekatnya .Lily
takut apa ya?Hmm… sepertinya Lily takut ketahuan kalau dia memiliki suatu
rahasia .Wow! selama ini , tidak ada yang tahu loh rahasia Lily itu apa. Paling
hanya dia , hatinya dan sahabatnya saja yang tahu. Rahasia Lily itu apa ya?
Lily tidak pernah mau menceritakan rahasianya kepada orang yang tidak
dipercaya.
Lantas? Apa rahasia Lily?
Kalian harus menutup rapat-rapat
rahasia ini ya, Sebenarnya Lily itu lagi suka sama salah satu temannya ,namanya
Zaki. Tapi walaupun Lily suka sama Zaki , Lily tidak mau pacaran karena ingat
perkataan ayahnya.
Terus Bagaimana kelanjutannya?
Lily selama ini merasakan kalau
Zaki itu suka sama dia (padahal ini cuman perasaan Lily doang). Lily selalu
keGeeR-an kalau Zaki meliriknya (Lily tahu,soalnya dia punya mata batin.hehe)
Lily selalu salah tingkah kalau dilirik Zaki. Lily selalu sedih kalau Zaki
tidak masuk sekolah . Padahal Zaki itu semangat ke 2 dia bersekolah, setelah
ingin menuntut ilmu dengan benar. Tapi rahasia ini sudah diketahui teman-teman
dekatnya (Tuhkan…aku udah bilang jangan kasih tahu yang lain) . Teman-temannya itu selalu memanggil Lily
kalau sedang melihat Zaki. Kadang Lily kesal , karena hampir saja rahasia ini
diketahui teman sekelasnya . Lily jadi marah (tapi hanya sebentar) sama
teman-temannya. Teman-temannya Lily itu geregetaaann banget mau comblangin Lily
sama Zaki , padahal mau diapain juga Lily tetap tidak mau pacaran (karena ingat
perkataan ayahnya) Hati Lily pun kadang sedih karena mengingat perkataan
ayahnya itu , kadang senang kalau sudah ketemu Zaki.
Lantas, Bagaimana Perasaan Zaki
Terhadap Lily?
Huh, sepertinya Zaki memberi
harapan palsu kepada Lily . Karena , Zaki pernah bilang ke teman-temannya kalau
Zaki itu lagi suka sama seorang perempuan teman sekelasnya (Teman perempuan
Zaki dikelasnya juga cantik-cantik dan tidak secantik Lily) dengan menyebut
inisial “L” . Menurut Lily ,”L” itu adalah inisial dia. Seperti yang sudah aku
ceritakan sebelumnya , Zaki sempat curi-curi pandang kepada Lily. Dan hal itu
membuat Lily seneng banget sampai-sampai Lily lupa kalau hal itu dilarang oleh
ayahnya . Sempat lama memikirkan hal itu akhirnya Lily memutuskan bahwa “Rasa
kagum?boleh aja , pacaran? Jangan dulu deh” . Zaki juga pernah bilang ke semua
teman sekelasnya bahwa “aku enggak mau pacaran dulu , mau focus pelajaran” .
Entah apa yang dipikirkan Lily sama persis dengan Zaki . Jadi, mereka berdua
hanya jadi teman biasa-biasa aja.
Teman-teman,persoalan ini cukup
rumit ya L , aku
kasihan banget sama lily (dan Zaki juga) . Tapi aku setuju banget tentang kata-kata
Lily yang :“Rasa kagum?Boleh aja ,pacaran?Jangan dulu deh” rasanya dunia ini
seperti halnya dalam bermain game . Kita harus mulai dari start , dan harus
mengakhirinya di garis finish . Nah, ditengah-tenagh games itu , kita harus
melewati beribu-ribu rintangan yang menghadang kita. Pada saat-saat seperti
inilah yang akan membuat dua pilihan untuk kita . Pilihan yang pertama , kita
mengakhiri game ini yang lagi ditengah jalan , kalau mau memulainya lagi harus
dari awal! Dan kita gak bakalan tahu akhirnya bakalan jadi kayak gimana . (Pilihan
yang pertama ini harus dihindari). Pilihan yang kedua , kita harus
menyelesaikan game ini sampai layar bertuliskan “GAME OVER” walaupun ini
menyakitkan , tetapi kita merasa lega karena kita tahu akhirnya seperti ini.
Selesai dengan game nya , dan
selesai juga buat cerpennya . Terima Kasih banget buat kalian yang udah sempat
ngebaca cerpen buatanku ini . Kalau kau
suka , tunggu cerpen ku yang berikutnya yaa…
