Jumat, 13 Desember 2013

Arti Kasih Sayang

Diposting oleh Unknown di 00.26

Sandy , gadis pemalu ; pendiam ; pintar ; dan istimewa . Sandy bukanlah gadis normal seperti kita , tetapi memiliki kekurangan dalam indera penglihatan . Sejak lahir , Sandy belum pernah melihat betapa indahnya kehidupan dunia ini . Yang dia lihat hanya hitam , gelap , dan tidak melihat apa-apa. Orang tuanya sangat menyayangi Sandy , begitu juga dengan Sandy . Orang tuanya merawat Sandy sampai masuk sekolah istimewa .

Di sekolah  , ternyata Sandy begitu cepat belajar dan memahami apa yang diajarkan . Sampai-sampai Sandy mendapat nilai hampir sempurna , akhirnya dia pun dipindahkan sekolah ke sekolah umum . Sandy bahagia , bahagia sekali ! dia memeluk erat kedua orang tuanya sambil meneteskan air mata karena terharu .

 Hari pertama di sekolah baru , dia berjalan menuju kelasnya menggunakan tongkat bantu bersama ayahnya . Di tuntun sampai masuk kelas oleh ayahnya . Bel sudah dibunyikan , Sandy memperkenalkan dirinya didepan kelas tapi setelah dia selesai berbicara salah satu dari murid itu mengejek Sandy karena dia buta,semua tertawa lepas . Sandy sedih , tetapi ia kuat , ia tidak meneteskan air mata sedikitpun , ia begitu tegar . Sandy disuruh duduk ditempat yang kosong . Saat mau duduk , bangku itu malah ditarik kebelakang , Sandy yang tidak tahu itu jatuh dan menahan sakit , semua tertawa lepas , semua ini adalah ide Doni (anak yang memang bandel dan suka menjahili orang yang tidak bersalah). Sandy lagi-lagi tidak meneteskan air mata karena ia tahu bahwa itu bukan jalan keluar . Hal-hal seperti ini tidak diceritakan Sandy kepada kedua orang tuanya , ia lebih baik menyimpan cerita ini sendiri .

Hari-hari berikutnya sama saja , sama seperti Sandy rasakan ketika masuk pertama kali bersekolah, tetapi ada yang berbeda. Dihari-hari berikutnya lagi , Doni sepertinya mulai lelah untuk menjahili Sandy, yang semakin hari semakin iba   . Orang tuanya sangat bingung , karena tidak tahu yang dirasakan Sandy selama ini . Pelan-pelan ayah ibunya bertanya tentang apa yang dia rasakan , tetapi Sandy menjawab tidak apa-apa .

       Orang tuanya kaget , saat diberi tahu bahwa Sandy pertama kali bersekolah sama sekali tidak punya teman , tetapi nilai-nilai pelajarannya tetap memuaskan . Perasaan mereka berdua ada senang dan sedih bercampur aduk menjadi satu   , karena selama ini mereka tidak tahu apa yang dialami oleh anak , Sandy . Sampai rumah , orang tua Sandy menanyakan lagi secara pelan-pelan apa yang dirasakan Sandy . Sandy menjawab dengan pelan yang sebenarnya . Lalu , orang tua nya menangis dengan rasa sangat sangat sedih , hati mereka hancur saat tahu bahwa anaknya menyimpan suatu rahasia yang mendalam.  Tetapi mereka berdua bangga mempunyai anak yang penyabar dan pintar .

Setelah bertahun-tahun merasakan kegelapan akhirnya orang tua Sandy mendapat telfon dari dokter bahwa ada pendonor mata yang bersedia mendonorkan  matanya untuk Sandy . Orang tua Sandy sangat sangat bahagia , karena selama ini belum ada pendonor mata yang mau mendonorkan matanya untuk Sandy .


Operasi dimulai sekitar pukul 7 pagi . Orang tua Sandy menunggu hingga operasi selesai . Selama 4 jam operasi dilakukan , Sandy keluar dengan mata yang masih terbungkus perban . Ditunggu 5--7 hari , barulah perban itu dibuka . Pelan-pelan dokterpun membuka perban , lalu setelah dibuka , Dokter menyuruh agar membuka matanya perlahan-lahan .Dibukalah mata Sandy , buram , kedipan pertama , kedipan kedua , kedipan ketiga semuanya terlihat jelas . Sungguh tidak menyangka , Sandy sudah bisa melihat , berkat pendonor yang mau mendonorkan matanya . Sandy memeluk erat kedua orang tuanya dengan tangis haru , lalu Sandy menanyakan bahwa siapa yang mendonorkan mata ini kepada dokter . Dokterpun hanya menjawab bahwa “si pendonor hanya menitipkan sepucuk surat khusus untuk Sandy” dikasih lah sepucuk surat yang ada dikantong dokter itu kepada Sandy . Dibacalah oleh Sandy didalam hatinya lalu berkata “ternyata yang mendonorkan mata ini adalah Doni ! Doni terima kasih , padahal selama ini kamu jahat sama aku , tetapi akhirnya kamu ada rasa peduli juga “ sambil menangis haru , dan sangat tidak menyangka kalau selama ini Doni “care” sama dia . Sandy pun menghampiri kamar Doni yaitu kamar mawar yang ada disebelah kamar Sandy . Saat masuk , Sandy melihat Doni yang terbaring lemah dengan mata tertutup . Sandy segera menghampiri Doni dan membangunkannya lalu bertanya : “mengapa kau lakukan semua ini ?” Doni pun menjawab : “aku tidak tahu, aku merasakan ini setelah aku menjahilimu dihari-harimu saat disekolah dulu. Setelah kita lulus aku merasakan kehilangan yang mendalam ,padahal selama itu aku tidak merasa suka terhadapmu tetapi aku merasa kehilanganmu . Aku merasa bahwa rasa ini adalah rasa kasih sayang yang tulus dariku kepadamu” lalu Sandy menjawab :” terima kasih Doni, kamu sangat baik, mau mendonorkan matamu untuk ku , untuk merasakan betapa pahitnya menjadi tidak sempurna , maka itu terima kasih yang sebesar-besarnya“ , Doni bertanya :” lalu..apakah kamu mau jadi pacarku?” Sandy menjawab dengan… :” Kasih sayang yang kau buktikan kepadaku sangat berharga , berkat kamu aku bisa melihat dunia yang begitu indah . Aku mau menjadi pacarmu apapun yang terjadi , “ Doni merasakan perasaan bahagia ,sangat bahagia . Sekarang Sandy tahu arti kasih sayang yang sebenarnya . Selain kasih sayang yang tulus dari orang tua ada juga kasih sayang dari orang yang menyayangi kita . 



0 komentar:

Posting Komentar

 

Asni World Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei