Kamis, 24 April 2014

Temanku Bukan Temanku

Diposting oleh Unknown di 22.34 0 komentar

Tyas , nama yang indah untuk dijadikan sebuah nama . Gadis ini apa adanya dan sederhana (memang sangat sederhana) . Dia punya prinsip “Cantik dan ganteng itu relative , sebagaimana orang itu mempergunakannya dengan baik” . Memang tidak disangka-sangka , Tyas ini sangat focus sama pelajarannya.
          Dia punya temen yang menurutnya itu (sangat) baik , nama temennya itu Sarah , Shintalia , Diah , Cacantika , dan Amelinna . Mereka itu teman-temannya Tyas pas dikelas 11-IPA .
          Gatau kenapa si Tyas itu kalau mau berangkat sekolah selalu jantungnya berdetak kencang (mungkin ada sesuatu hal yang ditakuti oleh Tyas ) sekencang handphone bergetar. Tyas mencoba untuk rileks dan konsenterasi , ia pun bisa mengatasi hal ini.
          Tyas itu orangnya ambisius dan kalau dibilang dia itu tidak bodoh dan tidak pintar tetapi dia selalu “nyambung” kalau ada pelajaran . Dia pun bisa dikatakan lumayan rajin untuk hal mengerjakan tugas  . Dia pun memilih sendiri kalau sedang mengerjakan tugas, karena menurutnya “Mengerjakan sendiri itu lebih menyenangkan dari yang kukira” . Tetapi , menurut teman-temannya , Tyas itu aneh dan suka enggak nyambung . Kalau Tyas pergi ke toilet (sendirian) , teman-temannya itu engga ada yang mau anterin (padahal selama ini Tyas selalu baik ke teman-temannya) . Tyas pun merasa ada sesuatu yang menjanggal di kehidupan sekolah bersama teman-temannya yang dia anggap baik .
          Setiap Tyas sudah selesai mengerjakan tugas (PR ataupun tugas sekolah) selalu saja ada teman yang meminjam (padahal untuk dicontek) Tyas mengiya-iyakan saja kelakuan teman-temannya itu .
          Dan, setiap sampai disekolah , setiap pula ingin masuk kelas , saat didepan pintu , Diah sedang piket harian . Tyas lihat kalau Diah itu sedang nyapu , jadi dia diam untuk mempersilahkan Diah menyapu sampahnya dengan benar . Tetapi apa yang terjadi? Yang dilakukan Diah malah menyapu kencang-kencang agar sampahnya masuk ke sepatu dan menempel di rok sekolah Tyas , tanpa minta maaf(terdapat senyum diwajah itu( Diah ) . Walaupun hatinya sedih , ia tetap tersenyum dan mengiya-iyakan­ saja kelakuan temannya .
          Dan (lagi) , setiap Tyas sudah selesai jajan , teman-temannya (yang dia anggap baik itu) selalu menegurnya (tetapi ,bukan menegur baik melainkan menegur meremehkan dengan senyuman evil) . Tyas pun sudah tahu kalau temannya itu bukan temannya . Teman sebenarnya hanyalah sebuah perasaan dan bayangan yang selalu menemani dia disaat sendiri. 
          Terkadang , Tyas sering dikucilkan oleh kelompoknya sendiri . Tapi lagi dan lagi Tyas hanya mengangguk kepala (mengiya-iyakan) . Terbesat dalam kepalanya untuk curhat pada seorang teman yang ia percaya . Mungkin ia merasa sedikit lega (walaupun tidak ada beban yang mengurangi tubuhnya) .
Tyas bersama teman-temannya itu pernah “Bergossip” tentang orang lain , namun setiap ada hal seperti ini , Tyas selalu tidak diberik kesempatan berbicara , akhirnya dia pun hanya mendengarkan apa yang dibicarakan teman-temannya. Tyas itu memang polos (beda yaa dengan oon) jadi dia tidak peduli apa yang dibicarakan teman-temannya. Kamu tahu apa yang dibicarakan teman-temannya? Teman-teman Tyas itu sedang membicarakan Tyas sendiri dengan menyamarkan nama Tyas menjadi Jully . (Tapi sebenarnya Tyas sudah peka atas perlakuan teman-temannya, tapi dia hanya memilih untuk diam )
          Kejadian-kejadian seperti ini yang sangat-sangat tidak diketahui oleh orang tua Tyas (sama sekali) , Tyas juga anaknya pendiam , jadi ia jarang berbicara banyak . Sampai suatu hari , ibunya yang sangat sayang kepadanya memeluknya sebelum berangkat sekolah dan merasakan kalau jantung anaknya itu berdetak kencang . Ibunya bertanay “Apa yang terjadi, anakku?” dan Tyas pun menjawab “Tidak ibu, tidak ada apa-apa”  .

          Padahal itu adalah kesempatan besar bagi Tyas untuk memberitahu ibunya , tetapi Tyas malah diam saja . Ketakutan Tyas yang ada setiap ingin berangkat sekolah adalah takut untuk bertemu teman-temannya (yang bermuka dua). 



Senin, 16 Desember 2013

Puisiku Untuk Indonesia

Diposting oleh Unknown di 21.06 0 komentar


INDONESIA ...
Negara kaya akan sumber daya alam
Negara kaya akan oksigen nya

Tetapi...
Sebagian rakyat Indonesia miskin
Mengapa bisa terjadi?
Pejabat , Anggota DPR banyak yang korupsi

Padahal...
DPR itu mewakili suara rakyat
tetapi...
malah menyelewengkan uang negara

Sungguh disayangkan...
Bagaikan "Ayam mati di lumbung padi"
Negara ini tidak bisa mengelola sumber daya alam
Jadinya...
Mati di negeri sendiri

Sebab itu...
Rakyat harus bangkit! semangat! berjuang!
bukan untuk melawan penjajah
tetapi , memajukan negara ini menjadi lebih baik

SEMANGAT !

Bangkit Melawan Sakit Hati

Diposting oleh Unknown di 20.42 0 komentar

Helma , gadis manis yang polos namun pintar . Yang diam-diam suka kepada seseorang yang bernama Samuel . Namun tidak berani menyatakan perasaanya , karena ia gengsi , ia adalah seorang wanita . Tetapi para sahabatnya tahu , siapa laki-laki yang disukai Helma . Karena sudah berjanji ,para sahabatnya tidak akan membocorkan rahasia Helma .
            Setiap hari , perasaan Helma sedang meradang akan galau alias galau maximal . Karena Helma tahu kalau seseorang yang disukainya menyukai orang lain . Jadi , Helma putuskan untuk melupakan seseorang yang disukainya itu .Tapi apa yang terjadi? Semakin dia mencoba melupakannya , semakin dia ingat akan sesosok pria berwajah manis itu .
            Helma yang pintar , selalu menjadi stalkers di media social karena terlalu ingin tahu . Tetapi saat tahu, malah Broken Heart  alias patah hati . Rasanya itu … sangat sedih . Sudah mencoba pindah ke hati lain , tetapi tidak bisa . Bagaimana ini? Helma mencari cara agar ia tidak suka sama Samuel . Beribu-ribu cara sudah dicari tetapi tidak cocok . Akhirnya cara yang dipilih adalah mencari tahu kelemahan Samuel agar ia ilfiel dan jijik .

            Setelah mencari tahu kelemahan Samuel , Helma pun elfiel dan merasa aneh suka sama dia . Karena kelemahannya yang membuat orang ilfiel yaitu nilai yang jelek , lemot , dan semacam itulah . Lama-kelamaan Helma pun berpikir mengapa ia suka sama Samuel yang sudah mematahkan hatinya dan tidak pantas untuk disukai , lebih baik memikirkan masa depan . Helma berkata “Bersedih diatas kebahagiaan orang lain itu sakit , lebih baik menghapus kesedihan dan mulai mencari kebahagiaan yang layak”.




Jumat, 13 Desember 2013

Arti Kasih Sayang

Diposting oleh Unknown di 00.26 0 komentar

Sandy , gadis pemalu ; pendiam ; pintar ; dan istimewa . Sandy bukanlah gadis normal seperti kita , tetapi memiliki kekurangan dalam indera penglihatan . Sejak lahir , Sandy belum pernah melihat betapa indahnya kehidupan dunia ini . Yang dia lihat hanya hitam , gelap , dan tidak melihat apa-apa. Orang tuanya sangat menyayangi Sandy , begitu juga dengan Sandy . Orang tuanya merawat Sandy sampai masuk sekolah istimewa .

Di sekolah  , ternyata Sandy begitu cepat belajar dan memahami apa yang diajarkan . Sampai-sampai Sandy mendapat nilai hampir sempurna , akhirnya dia pun dipindahkan sekolah ke sekolah umum . Sandy bahagia , bahagia sekali ! dia memeluk erat kedua orang tuanya sambil meneteskan air mata karena terharu .

 Hari pertama di sekolah baru , dia berjalan menuju kelasnya menggunakan tongkat bantu bersama ayahnya . Di tuntun sampai masuk kelas oleh ayahnya . Bel sudah dibunyikan , Sandy memperkenalkan dirinya didepan kelas tapi setelah dia selesai berbicara salah satu dari murid itu mengejek Sandy karena dia buta,semua tertawa lepas . Sandy sedih , tetapi ia kuat , ia tidak meneteskan air mata sedikitpun , ia begitu tegar . Sandy disuruh duduk ditempat yang kosong . Saat mau duduk , bangku itu malah ditarik kebelakang , Sandy yang tidak tahu itu jatuh dan menahan sakit , semua tertawa lepas , semua ini adalah ide Doni (anak yang memang bandel dan suka menjahili orang yang tidak bersalah). Sandy lagi-lagi tidak meneteskan air mata karena ia tahu bahwa itu bukan jalan keluar . Hal-hal seperti ini tidak diceritakan Sandy kepada kedua orang tuanya , ia lebih baik menyimpan cerita ini sendiri .

Hari-hari berikutnya sama saja , sama seperti Sandy rasakan ketika masuk pertama kali bersekolah, tetapi ada yang berbeda. Dihari-hari berikutnya lagi , Doni sepertinya mulai lelah untuk menjahili Sandy, yang semakin hari semakin iba   . Orang tuanya sangat bingung , karena tidak tahu yang dirasakan Sandy selama ini . Pelan-pelan ayah ibunya bertanya tentang apa yang dia rasakan , tetapi Sandy menjawab tidak apa-apa .

       Orang tuanya kaget , saat diberi tahu bahwa Sandy pertama kali bersekolah sama sekali tidak punya teman , tetapi nilai-nilai pelajarannya tetap memuaskan . Perasaan mereka berdua ada senang dan sedih bercampur aduk menjadi satu   , karena selama ini mereka tidak tahu apa yang dialami oleh anak , Sandy . Sampai rumah , orang tua Sandy menanyakan lagi secara pelan-pelan apa yang dirasakan Sandy . Sandy menjawab dengan pelan yang sebenarnya . Lalu , orang tua nya menangis dengan rasa sangat sangat sedih , hati mereka hancur saat tahu bahwa anaknya menyimpan suatu rahasia yang mendalam.  Tetapi mereka berdua bangga mempunyai anak yang penyabar dan pintar .

Setelah bertahun-tahun merasakan kegelapan akhirnya orang tua Sandy mendapat telfon dari dokter bahwa ada pendonor mata yang bersedia mendonorkan  matanya untuk Sandy . Orang tua Sandy sangat sangat bahagia , karena selama ini belum ada pendonor mata yang mau mendonorkan matanya untuk Sandy .


Operasi dimulai sekitar pukul 7 pagi . Orang tua Sandy menunggu hingga operasi selesai . Selama 4 jam operasi dilakukan , Sandy keluar dengan mata yang masih terbungkus perban . Ditunggu 5--7 hari , barulah perban itu dibuka . Pelan-pelan dokterpun membuka perban , lalu setelah dibuka , Dokter menyuruh agar membuka matanya perlahan-lahan .Dibukalah mata Sandy , buram , kedipan pertama , kedipan kedua , kedipan ketiga semuanya terlihat jelas . Sungguh tidak menyangka , Sandy sudah bisa melihat , berkat pendonor yang mau mendonorkan matanya . Sandy memeluk erat kedua orang tuanya dengan tangis haru , lalu Sandy menanyakan bahwa siapa yang mendonorkan mata ini kepada dokter . Dokterpun hanya menjawab bahwa “si pendonor hanya menitipkan sepucuk surat khusus untuk Sandy” dikasih lah sepucuk surat yang ada dikantong dokter itu kepada Sandy . Dibacalah oleh Sandy didalam hatinya lalu berkata “ternyata yang mendonorkan mata ini adalah Doni ! Doni terima kasih , padahal selama ini kamu jahat sama aku , tetapi akhirnya kamu ada rasa peduli juga “ sambil menangis haru , dan sangat tidak menyangka kalau selama ini Doni “care” sama dia . Sandy pun menghampiri kamar Doni yaitu kamar mawar yang ada disebelah kamar Sandy . Saat masuk , Sandy melihat Doni yang terbaring lemah dengan mata tertutup . Sandy segera menghampiri Doni dan membangunkannya lalu bertanya : “mengapa kau lakukan semua ini ?” Doni pun menjawab : “aku tidak tahu, aku merasakan ini setelah aku menjahilimu dihari-harimu saat disekolah dulu. Setelah kita lulus aku merasakan kehilangan yang mendalam ,padahal selama itu aku tidak merasa suka terhadapmu tetapi aku merasa kehilanganmu . Aku merasa bahwa rasa ini adalah rasa kasih sayang yang tulus dariku kepadamu” lalu Sandy menjawab :” terima kasih Doni, kamu sangat baik, mau mendonorkan matamu untuk ku , untuk merasakan betapa pahitnya menjadi tidak sempurna , maka itu terima kasih yang sebesar-besarnya“ , Doni bertanya :” lalu..apakah kamu mau jadi pacarku?” Sandy menjawab dengan… :” Kasih sayang yang kau buktikan kepadaku sangat berharga , berkat kamu aku bisa melihat dunia yang begitu indah . Aku mau menjadi pacarmu apapun yang terjadi , “ Doni merasakan perasaan bahagia ,sangat bahagia . Sekarang Sandy tahu arti kasih sayang yang sebenarnya . Selain kasih sayang yang tulus dari orang tua ada juga kasih sayang dari orang yang menyayangi kita . 



Sabtu, 23 November 2013

Seandainya ....

Diposting oleh Unknown di 00.06 1 komentar
ini cerpen untuk yang kesekian kalinya ...

          Aina, mempunyai sahabat bernama Vika dan Tina  . Mereka berkenalan sudah sejak lama . Banyak yang mereka lakukan , tetapi yang sering dilakukan mereka adalah berbagi cerita . mereka sering bercerita tentang apa yang mereka lakukan , apa yang mereka rasakan pada seseorang , dan apa yang terjadi sekarang. 
   Di hari Jum'at , Tina telat dijemput sama ibunya , jadi Aina dan Vika menemani Tina sampai ia dijemput ibunya . Karena bosan hanya diam-diam saja , salah satu dari mereka yang tidak lain adalah Vika menanyakan kepada Aina tentang "Aina kamu suka sama siapa?" Aina terdiam lalu Tina menyambar dengan pertanyaan yang sama pula dengan menambahkan kalimat seperti ini "kalau kamu kasih tahu kamu suka sama siapa , kita berdua bakal ngasih tau juga , kita suka sama siapa, setuju?" Aina menjawab dengan kata "oke setuju" . Vika dan Tina menjawab serempak bahwa mereka berdua sama-sama suka  sama Hendra , lalu setelah memberi tahu mereka suka sama siapa mereka menagih janji dengan Aina memberi tahu balik kalau dia suka sama siapa . Aina mukanya merah , jantungnya berdetak kencang dengan malu , Aina menjawab bahwa ia suka sama Dika .  Vika dan Tina bertanya-tanya kapan Aina suka sama Dika , karena apa , dan blablabla . Banyak sekali pertanyaan yang ditanyakan oleh Tina dan Vika . Dengan rasa malu juga Aina menjawab semua pertanyaan yang sudah diajukan . Kebetulan , Dika satu ekskul dengan mereka bertiga . Tahu tidak? diam-diam Aina mencari tahu sosok siapa Dika sebenarnya , dengan mencari tau dari temannya , dari sosial media , dari berbagai macam yang berhubung dengan Dika , tetapi Aina tidak meminta nomor handphone nya Dika karena Aina tidak mau . Setiap Aina melirik ke Dika , Dika pun meliriknya juga  , Aina langsung jantung nya berdetak kencang dan langsung salah tingkah . kejadian itu berlangsung sampai sekarang , tidak ada kemajuan . Aina menulis surat tentang perasaannya terhadap Dika .  Aina menaruh Surat yang dibuatnya kedalam tas Dika. Perasaan yang aneh membuat Aina betanya-tanya , apakah Dika sudah membaca suratnya ataukah belum berlangsung lama . Saat di perjalanan menuju rumah , Aina tertabrak mobil . Bukannya bertanggung jawab mobil itu malah langsung pergi meninggalkan Aina yang sekarang dalam posisi sekarat . Orang-orang yang ada disitu membawa Aina kerumah sakit terdekat dengan menelpon mobil ambulance datang . tetapi apa yang terjadi ? Aina meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit . Orang tua  , Vika , Tina dan semua orang yang mengenalnya merasa sangat kehilangan termasuk Dika . Dika sudah membaca surat dari Aina ,ia menyesal ! sambil berkata "Kenapa enggak dari dulu saja aku menyatakan perasaanku terhadap Aina, aku pengecut! Aina sudah tiada, aku hanya bisa sedih dan menyesal!" .

~~THE END~~
"Jangan memendam perasaan terlalu lama pada seseorang , sebelum ia menyesal" - Asni Nurjanah


 

Asni World Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei